Subhanallah..!! Seorang Ilmuan Telah Masuk Islam Karena Anjing

Jadi Makin Tau - Pasti anda bertanya-tanya akan judul di atas, bagaimana bisa seoarng imuan yang non muslim dan bisa masuk islam dan itupun kareana seokor anjing. Dan anjing merupakan binatang yang haram menurut islam.

Seorang ilmuan di bidang bakteri ini berkunjung ke mesir untuk mengikuti anaknya yang bersekolah di sana. Ilmuan tersebut juga bekerja di mesir sesuai ilmu yang ia kuasai, Dan pada suatu hari ilmuan tersebut membaca hadist yang ada hubungannya dengan kesehatan .
Subhanallah..!! Seorang Ilmuan Telah Masuk Islam Karena Anjing

Dan pada saat ia sedang membaca buku hadist tersebut ia kaget ketika ia membaca hadist Nabi SAW.Dalam Hadits tersebut dituliskan sabda Rasulullah SAW bahwa jika ada anjing yang menjilat perkakas rumah maka perkakas tersebut harus dicuci sampai tujuh kali dan satu kali diantara yang tujuh itu haruslah dicampur dengan tanah.

Seorang ilmuan tersebut penasaran mengapa jika perkakas yang terkena lidah anjing harus di basuh dan di campur dengan tanah. Ilmuan tersebut mulai bertanya-tanya dan kehranan, dengan rasa penasaran tersebut, maka ilmuan tersebut melakukan praktek dengan mengambil salah satu perkakas rumahnya dan membiarkan perkakas tersebut dijilati anjing. Setelah itu, dia mencuci perkakas tersebut hanya dengan air tanpa dicampur tanah sampai 7 kali.

Lalu kemudian ia meneliti perkakas tersebut dengan menggunakan mikroskop, dan ternyat pada perkakas tersebut masih banyak bakteri bahkan jutaan bakteri yang menempel di perkakas tersebu. Dari situ ilmuan tersebut menyimpulkan bahwa mencuci dengan air saja tidak cukup.

Lalu si imuan tersebut mencuci sekali lagi namun kali ini ia menggunakan air serta debu juga. Kemudian ia meneliti kembali dengan mikroskopnya dan hasilnya . Waw, bakteri atau kuman yang terdapat di perkakas tersebut hilang seketika.

Dari Penelitian Timbul Pertanyaan, Siapakah yang Memberitahukan Hal Ini Kepada Nabi Muhammad SAW?

Setelah ilmuwan tersebut menyelidiki dan tahu bahwa air saja tidak cukup untuk membersihkan perkakas yang terkena jilatan anjing, maka pertanyaan baru muncul. Darimana Nabi Muhammad SAW mengetahui hal tersebut? Masalahnya penemuan rahasia bakteri baru ditemukan pertama kali pada tahun 1822 sampai 1895 oleh Pasteur. Dan bukankah jauh sekali jarak tahun Nabi Muhammad SAW dengan Pasteur?

Dari fakta tersebut, ternyata penemuan Pasteur sebetulnya hanya mengulang penemuan lama dimana Nabi Muhammad SAW lebih mengetahuinya terlebih dahulu bahwa kuman atau bakteri dalam air liur anjing baru bisa bersih setelah dibasuh enam kali dan satu kali dengan mempergunakan debu. Lalu, siapakah yang memberikan hakekat ilmiah ini kepada Muhammad SAW?

Tak lain dan tak bukan sudah tentu jawabannya adalah Allah SWT! Allah sendirilah yang memberikan petunjuk tersebut kepada Nabi Muhammad dan juga segala hal yang berguna atau bermanfaat bagi umat-Nya. Dari kenyataan tersebut, akhirnya sang Ilmuwan tersebut memutuskan untuk masuk ke Islam dan menjadi muallaf bersama dengan putrinya di Kairo.

Subhanallah, sungguh besar memang Allah SWT, mungkin dari cerita ini Anda pun bisa mengambil nilai positifnya bahwa Allah memang luar biasa dan Ia mengutus Nabi Muhammad SAW untuk memberitakan segala hal yang berguna bagi umat-Nya. Inilah akhir kisah seorang ilmuwan yang masuk Islam karena anjing.

Source : kumpulanmisteri.com

© 2014 Jadi Makin Tau - ALL RIGHTS RESERVED
Template By FIANESIA Diberdayakan oleh Blogger